Luna Maya Nikah Kapan? Kok Ajak Hadapi Kelaparan

Luna Maya Nikah – Siapa yang tidak kenal dara cantik kelahiran Denpasar 36 tahun lalu ini. Sebelum nikah ternyata Luna Maya sudah mengajak untuk hadapi kelaparan.

Bagaimana ceritanya, kita cek yuk!

Sudah sewajarnya, kebaikan seseorang kita abadikan. tiada lain agar dikenang dan bisa diteladani oleh anak-cucu kita.

Sedang jika ada keburukannya maka tugas kita adalah menguburnya seiring taubatnya si pelaku keburukan.

Okey, lanjut ke cerita Luna Maya ya Sob!

Sebenarnya, berita ini adalah cerita lama. Artinya Luna Maya juga belum menikah kan?

Tapi tak ada salahnya kita angkat kembali. Ya, seperti kata saya tadi, tujuannya adalah agar kita bisa menghargai dan meneladani jasa seseorang.

Waktu itu adalah tahun 2009. Pada minggu pagi yang cerah, tepatnya tanggal 7 Juni, Si Cantik ikut terjun menyemangati ribuan masyarakat Jakarta untuk berjalan kaki bersama mengelilingi area Gelora Bung Karno.

Kegiatan yang diselenggarakan TNT dengan tajuk “End Hunger: Walk the
World”
ini bertujuan untuk menggalang dana yang akan digunakan oleh World Food Programme (WFP)

Dana yang terkumpul rencananya adalah sebagai bantuan pangan bagi 90 juta orang, termasuk 56 juta di antaranya anak-anak yang tersebar di 80 negara.


Kegiatan jalan bersama ini dimulai di Australia dan kini diikuti ribuan orang di belahan dunia lainnya.

Di Indonesia, kegiatan End Hunger: Walk the World 2009 dipusatkan di Plaza Barat Senayan, mulai pukul 07.30 – 12.00 WIB.

Aksi sosial ini menjadi lebih meriah karena dihadiri artis-artis dan grup band ternama, antara lain Luna Maya, Raffi Ahmad, Okky Lukman, RAN, Tangga, Andra & The Backbone, dan The Titans.

Selain itu, hadir pula Direktur TNT Indonesia Ivan Siew.

Baca Juga:  Surat Terbuka Najwa Shihab Bikin Gerah Tuan & Puan Anggota Dewan

Pada kesempatan ini, aktris Luna Maya selaku duta WFP mengungkapkan, TNT telah menjadi mitra aktif WFP sejak 2002.

Sebelum Nikah Luna Maya Sudah Jadi Duta WFP

Luna Maya pernaj jadi duta WFP

Sejak didaulat menjadi duta WFP pada November 2007-sebelumnya
Luna hanya menjadi sahabat WFP selama tiga tahun-ia memiliki pengalaman menarik saat berkeliling daerah di Indonesia mewakili organisasi PBB yang berbasis di Roma, Italia, itu.

Kegiatan pertamanya sebagai duta WFP kala itu adalah mengunjungi kota
Nangroe Aceh Darussalam (NAD) guna bertemu korban bencana tsunami
sekaligus mendatangi beberapa proyek yang dijalankan WFP.

Bahkan, di tengah kesibukannya saat ini sebagai presenter TV dan penyanyi, Luna masih menyempatkan diri mengampanyekan program-program WFP di Indonesia.

“Sebagai sahabat WFP dari dulu saya sering melakukan monitoring,
melakukan kunjungan dan publikasi ke berbagai kota di Indonesia. Setelah jadi duta WFP, kegiatan saya masih sama, bahkan semakin banyak,”
tuturnya.

Meski tampak kelelahan hingga peluhnya tak terbendung keluar dari dahinya, Luna tetap semangat menceritakan pengalamannya sebagai duta nasional WFP.

Ia sempat menyatakan prihatin dengan kehidupan anakanak, ibu hamil, dan balita di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kabupaten Sampang (Madura), yang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Masih banyak masyarakat kita yang kelaparan dan tidak berpendidikan
layak,”
tuturnya prihatin.

Untuk itu, wanita yang memiliki tinggi 173 cm ini mengharapkan agar pemerintah dan swasta lebih peduli terhadap masalah gizi buruk yang melanda sebagian besar masyarakat di Indonesia.

“Dari pihak pemerintah, kami sudah bekerja sama dengan Menkokesra. Kami berharap perusahaan juga peduli dengan masalah pangan melalui program corporate social responsibility (CSR),” ujar Luna penuh harap.

Baca Juga:  Koh Steven Indra Wibowo, Sosok Mualaf Tipe Abu Bakar

Dalam menjalani perannya sebagai duta nasional WFP, secara terus terang
Luna menyatakan, ia melakukan tugas ini karena panggilan hati dan
tidak dibayar.

Pesan Luna Maya Pada Masyarakat

Sebagai duta ia mengungkapkan, sudah menyisihkan 2,5% pendapatannya untuk dimasukkan ke Dompet Dhuafa sebagai salah satu sponsor WFP di Indonesia.

Semoga ketulusan Luna menjadi contoh bagi masyarakat yang lebih luas guna mengatasi masalah krisis pangan di Indonesia.

Kepada masyarakat Luna terus berpesan untuk ikut berpartisipasi dalam proyek-proyek kebaikan semacam ini. Bagi yang ingin bergabung bisa menghubungi kesekretariatan di Wisma Kyoei Prince, lantai
9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 3, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *