Sarapan Zaidul Akbar Menunya Simpel, Tapi Mengapa Staminanya Terjaga Sampai Sore?

Assalammulaikum Sobat Positif. Tentu sudah sepantasnya kita memilih menu sarapan yang akan mendukung aktivitas tubuh. Inilah menu sarapan terbaik versi dr Zaidul Akbar yang bisa kalian jadikan alternatif pilihan.

Mengapa hidangan dipagi hari perlu kita seriusi?

Ya, karna jika keliru memilih menu, organ tubuh bisa kurang optimal dalam menjalankan fungsinya. So, aktivitas fisik di kantor maupun tempat kerja lainnya bisa jadi kurang prima.

Maka bijaklah dalam hal ini. Utamanya bagi anda yang super sibuk dipagi hari.

Alhamdulillah, Sang Penggagas Jurus Sehat Rasululloh (JSR), dr Zaidul Akbar sudah berhasil merumuskan menu sarapan sehat, yang bisa langsung anda coba.

Cek, yuk!

Menu Sarapan dr Zaidul Akbar Didasarkan Fitrah Waktu

Setiap hari mata kita menyaksikan adanya pergantian waktu siang ke malam. Begitu juga sebaliknya. Lalu apa saja hikmah yang bisa kita catat darinya.

Pasti selalu ada makna dari setiap ketetapan Alloh SWT;

Dan kami telah jadikan malam sebagai serta menjadikan siang hari sebagai tempat mencari penghidupan.” (QS. An-Naba: 11)

Hasil penghikmatan tokoh herbal Indonesia ini memberi kesimpulan bahwasanya dibalik pergantian siang dan malam, Alloh juga pergilirkan ‘shift‘ kerja hormon yang setiap saat beroperasi pada tubuh.

Menurut dr Zaidul Akbar yang juga Ketua Asosiasi Bekam Seluruh Indonesia, waktu terbit matahari Alloh jadikan sebagai fase switching hormon tubuh kita.

Yakni dari hormon malam yang karakternya rileks (parasimpatik) beralih ke hormon pagi yang karakternya waspada (simpatik).

Baca Juga:  Bahaya Mie Instan Versi Zaidul Akbar; Halal Tapi Tidak Thayyib
Waktu sarapan terbaik versi dr Zaidul

Sebenarnya, jeda pergantian waktu malam ke siang (pagi hari) adalah penanda yang baik dari Alloh agar kita mulai beraktivitas. Sebaliknya malam hari telah Allah takdirkan untuk beristirahat.

Rasululloh lalu menginternalisasi hikmah dibalik pergantian waktu itu dengan merumuskan waktu makan, jenis menu sarapan, tidur qailulah dan hal lainnya yang berhubungan pengaturan aktivitas fisik.

Tips Sarapan Zaidul Akbar Pertama Adalah Mengurangi Makan

Sang Penggagas JSR ini memiliki alasan ilmiah untuk tidak banyak makan dipagi hari. Alasan tersebut pernah beliau sampaikan di forum kajiannya;

“Pagi hari adalah waktu dimana kadar hormon lapar kita sedang pada kondisi serendah-rendahnya.

Hormon itu namanya hormon ghrenlin, yang merupakan hormon yang digunakan oleh tubuh untuk mengirim sinyal pembangkit nafsu makan.

Pada pagi hari hormon ini kadarnya sedang minimal, sehingga tidak tepat jika waktu sarapan pagi terlalu banyak makan.”

Lebih lanjut beliau juga menjelaskan proses pengeluran sistem pencernaan pada jeda pagi hari;

“Mari kita bantu tubuh kita dengan cara tidak banyak makan dipagi hari, karna pagi merupakan fase tubuh kita melakukan pengeluaran, diantaranya kita buang air besar dan buang air kecil pasca bangun tidur.

Sehingga jangan sampai kita mengganggu proses pengeluaran tersebut dengan mengkonsumsi makanan yang memberatkan tubuh, terutama produk makanan yang berbasis tepung,” ungkapnya.

Perlu juga kita pahami bersama, bahwsa dokter terbaik untuk kita, ya tubuh kita sendiri. Asal tubuh tidak diberi beban yang memberatkan, insyaAlloh tubuh akan melakukan recovery dengan sendirinya.

Maka kurang bijak, jika pagi hari tubuh langsung diserbu makanan yang memberatkan kerja organ pencernaan. Contohnya, menurut dr Zaidul Akbar adalah bahan memakan berkalori tinggi, seperti nasi.

Baca Juga:  Zaidul Akbar Ungkap Bahaya Kebiasaan Makan Malam
Kajian dr Zaidul Akbar merekomendasikan untuk kurangi nasi putih

Jadi, sobat JSR, kita bisa simpulkan bahwa sarapan dengan banyak makan dipagi hari tidaklah pas.

Apalagi jika sarapannya adalah gorengan, maka akan bertolak belakang dengan pekerjaan hormon tubuh kita.

Goreng yang berbahan tepung dan minyak akan sangat membebani tubuh yang sedang melaksanakan proses bersih-bersih dipagi hari.

Hindarilah sarapan gorengan karna memberatkan kinerja organ dipagi hari

Menu Sarapan Paling Simpel Adalah Menu Nabi

Menu sarapan yang direkomendasikan Nabi SAW memang bisa dikata sangat simpel, yakni dengan Kurma Ajwah;

“Barang siapa mengkonsumsi kurma ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak kena racun dan sihir.” (HR. Bukhori-Muslim, diriwayatkan dari  Saad bin Abi Waqash).

Kurma Ajwah sebagai menu sarapan yang direkomendasikan Nabi SAW

Selain kurma, buah-buahan juga menjadi bahan santapan yang sangat dianjurkan untuk sarapan.

Dan sekali lagi, tidak perlu banyak-banyak. Cukup makan beberapa potong buah, minum segelas air putih, lalu madu atau zaitun satu sendok makan.

Kata dr Zaidul hal itu sudah cukup memenuhi kebutuhan energi sampai siang.

“Ini sudah cukup untuk bekal sampai siang atau bahkan sore, dan sudah saatnya ucapkan selamat tinggal pada abang bubur ayam dan abang nasi uduk”, begitu ujarnya.

Jika tidak ada madu atau minyak zaitu juga bisa diganti dengan jahe air hangat yang dicampur jeruk nipis atau kunyit.

Beberapa buah-buahan yang beliau rekomendasikan untuk menu sarapan diantaranya adalah timun, apel, selada, jambu air merah, jeruk nipis, kurma, himalayan salt, madu.

Kesemuanya dicampur dan diaduk rata sebelum dihidangkan.

Kajian dr Zaidul Akbar yang membahas menu sarapan sehat

Menu Bubur Ayam yang Cocok Untuk Sarapan

Nah, bagi sobat semua yang belum bisa move on dari sarapan bubur ayam, insyaAlloh sudah resep bubur ayam sehat ala Zaidul Akbar.

Beliau mempersilahkan jamaah kajiannya jika menghendaki sarapan bubur ayam. Namun beginilah cara sehat yang beliau ajarkan;

Baca Juga:  Manfaat Dari Menahan Lapar yang Harus Kita Syukuri

“Beli kuahnya, minta seledri dan bawang yang banyak ke si abangnya. Namun buburnya buat sendiri dan tidak pakai nasi. Bisa diganti umbi-umbian.

Ini akan jauh lebih sehat daripada bubur ayam yang dikasih nasi, kerupuk, sambel, ayam broiler, cak kwe, sate usus.

Sayang badan kita, sedangkan badan kita sudah sempurna dan belum membutuhkan bahan-bahan bubur ayam tadi.” Demikian bahasan beliau mengenai bubur ayam.

Minuman Terbaik di Pagi Hari Versi dr Zaidul

Minuman yang akan jadi teman sarapan menu-menu di atas, juga sekaligus dijelaskan oleh alumni FK UNDIP ini;

“Bagi yang pagi harinya biasa minum teh kemasan, silahkan diganti  dengan minuman serai.

Caranya serai dipotong-potong dan masukan ke dalam segelas air hangat.

Alternatif lain dipagi hari adalah bikin jus tempe, caranya tempe mentah diblender dikasih madu dan kurma. Ini lebih sehat.”

Simpelkan?

Jus tempe menjadi pilihan menu sarapan dr Zaidul Akbar

Selamat mencoba semua resep sarapan ini ya Sob! Semoga berkah.

Leave a Comment