Manfaat Siwak Menurut Zaidul Akbar

Betapa ruginya kaum muslimin yang meninggalkan sunnah bersiwak. Di sini Zaidul Akbar akan kupas tuntas betapa istimewanya manfaat siwak.

Sudah sepantasnya kita ketahui manfaat dari siwak dan bagaimana tutorial yang benar sesuai Rasululloh. Sehingga setelahnya kita pun bisa turut mengamalkannya dengan niat ibadah.

Bersiwak merupakan sunnah Nabi SAW

Dr Zaidul Akbar sebenarnya sudah menunjukkan caranya, bahkan dari dalam mobil yang sedang berjalan.

Kira-kira bagaimana caranya dan apa saja keistimewaan siwak itu, dan mari kita cek bersama!

Apa Sih Manfaat Siwak, Mengapa Perlu Dipertahankan?

Bagi kaum muslimin, siwak merupakan pembersih rongga mulut, gigi dan sekitarnya.

Dunia modern memang telah berhasil memproduksi pasta dan sikat gigi yang lebih praktis. Namun, mengapa siwak ini masih harus dipertahankan?

Manfaat siwak lebih istimewa makan mulai sekarang kurangi pasta gigi

Karna siwak merupakan sunnah Nabi, tentu banyak keutamaan dibanding pasta gigi.

Bahkan bukan sekadar sunnah, menurut Sang Penggagas Jurus Sehat Rasululloh (JSR), dalam siwak terdapat bahan yang manfaatnya tidak dapat digantikan oleh pasta gigi pada umumnya.

Dr Zaidul Akbar juga sempat memberikan koreksinya terhadap produk odol atau pasta gigi yang biasa;

“Yang berkaitan dengan kesehatan tubuh, kita banyak yang tidak menyadari hal itu. Contohnya, bapak-ibu setiap hari sikat gigi menggunakan odol.

Yang ternyata, pertama, dari sisi odolnya sendiri ada bahan yang tidak baik jika dimasukkan ke dalam pasta gigi. Yaitu flouride.”

Dilansir dari Tim Peneliti Lembaga Konsumen Jakarta Pusat Penelitian dan Advokasi Kepentingan (LKJ PIRAC); yang menyatakan beberapa negara mulai menghitung batas maksimal flouride.

Hal ini diperlukan karna beberapa penelitian menyimpulkan flouride dapat menyebabkan osteoporosis dan kerusakan sistem syaraf.

Mari mulai ganti pasta gigi dengan siwak

Selain kandungan flouride, bahan pembuat serabut sikat gigi juga perlu kaum muslimin waspadai.

“Kalau dilihat bahan-bahan yang lain adalah bahan kimia. Tapi mau bagaimana lagi? Well, mau bagaimana lagi jika kondisi jaman sekarang sudah begini.” Jelas dr Zaidul.

“Yang kedua adalah dari sisi sikat giginya, banyak merk sikat gigi yang kita tidak tahu dibuat dari bahan apa. Saya tidak mengatakan itu haram, atau apapun, tapi (yang pasti) itu (bahannya) tidak jelas.”

Cara Bersiwak Sesuai Sunah Oleh dr Zaidul Akbar

Sebelum kita cek kandungan istimewa dari siwak, mari kita simak seperti apa tutorial cara bersiwak yang diajarkan oleh dr Zaidul Akbar dari dalam mobil:

Tutorial Bersiwak sesuiai sunah dari dr Zaidul Akbar

Jika kita rinci, cara bersiwak yang benar sesuai sunah Nabi, kurang lebih;

Pertama; kayu siwak dibasahi pakai air, lalu digigit-gigit ujungnya supaya jadi seperti serabut sikat.

Kedua: bisa langsung gosok-gosokan ke gigi kita

Ketiga: Pegang pakai tangan kanan.

Manfaat siwak memilki banyak keutamaan dibanding pasta gigi biasa

Tidak lupa sering-sering dilakukan karna akan mendatangkan cinta dari Allah, sesuai hadits Nabi:

Bersiwak membuat mulut bersih dan mendatangkan ridha Allah” (HR. An Nasa-i dan Ahmad, shahih).

Kandungan dan Manfaat Siwak Jika Dilakukan Sesuai Sunah

Lebih lanjut dr Zaidul menjelaskan isi kandungan siwak;

“Siwak itu dari tumbuhan ciptaan Allah SWT yang luar biasa. Menurut scientific, siwak mengandung bahan-bahan yang bisa menjaga kesehatan rongga mulut.” ujar beliau.

Beberapa sumber juga menyebutkan, kayu siwak antara lain mengandung; klorida, pottasium, sodium bicarbonate, fluoride, silika, sulfur, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine, tannins dan beberapa mineral lainnya.

Selain itu siwak mengandung antibacterial acid yang dapat memerangi bakteri dalam rongga mulut.

Banyak kandungan dan manfaat dalam kayu siwak yang jarang diketahui

Waktu-waktu yang disunahkan bersiwak juga perlu kita catat, yaitu;

Ketika akan membaca al quran, sebelum atau sesudah wudhu, hendak sholat, bangun sholat malam, hendak masuk rumah, bangun tidur serta saat aroma mulut mulai berubah.

Jelas ya Sob. Jangan lupa setelah bersiwak rajin tersenyum ya! Karna senyum kepada saudaramu adalah sedekah.

Leave a Comment