20 Contoh Soal Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan & Jawabannya

Contoh soal tanah dan keberlangsungan kehidupan – Hallo Sobat Pembelajar! Buat kalian yang saat ini duduk di kelas 9 SMP semester 2, pas sekali jika membuka laman ini. Karena yang akan kami ulas kali ini adalah materi pelajaran IPA yang pasti dipelajari di kelas bareng bapak/ibu guru kalian. Simak, ya!

Contoh soal tanah dan keberlangsungan kehidupan beserta dengan jawabannya ini, bisa menjadi bahan belajar kalian sebagai persiapan menghadapi Ulangan Harian (UH), maupun penilaian Akhir Semester (PAS). Kebetulan pada struktur kurikulum 2013, materi tanah dan keberlangsungan kehidupan ditempatkan pada bab X kelas 9 semester 2, sehingga penting sekali materi ini kalian kuasai untuk memperbaiki prestasi kalian pada tingkat akhir.

Tetapi sebelum ke contoh soal tanah dan keberlangsungan kehidupan, ada baiknya juga kita ulas beberapa materi di dalamnya. Sehingga pemahaman kalian lebih mendalam, dan kalian dapat menjawab soal yang diujikan bapak/ibu nantinya dengan lebih tepat.

Tujuan Pembelajaran Bab Tanah dan keberlangsungan kehidupan

Setiap proses pembelajaran pasti memiliki tujuan pembelajaran. Dan hal ini biasanya disampaikan oleh bapak/ibu guru kalian saat di awal membuka kelas. Nah, tujuan pembelajaran dalam bab tanah dan keberlangsungan kehidupan, rinciannya juga perlu kalian ketahui.

Setelah mempelajari materi tanah dan keberlangsungan kehidupan, murid diharapkan mampu:

(1) memahami sifat fisika dan kimia tanah

(2) memahami peranan tanah untuk keberlanjutan kehidupan

(3) memahami peranan organisme dalam tanah

(4) memahami proses pembentukan tanah

(5) memahami dan menjelaskan komponen penyusun tanah

Itulah tujuan pembelajaran yang harus kalian capai setelah mempelajari bab tanah dan keberlangsungan kehidupan bersama bapak/ibu guru di sekolah. Bagaimana, apakah kalian sanggup mencapainya?

Ringkasan Materi Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan

Ringkasan materi tanah dan keberlangsungan kehidupan ini saya rangkum agar kalian lebih mudah dalam mempelajari. Namun tentunya kami tetap menyarankan agar keseluruhan materi dalam bab ini tetap dipelajari secara seksama.

Materi Tanah dan keberlangsungan kehidupan
Pembagian bab dalam materi Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan

Materi tanah dan keberlangsungan kehidupan dalam kurikulum 2013 dibagi ke dalam dua subbab pembahasan, yaitu; (1) Peranan tanah dan organisme tanah bagi keberlangsungan kehidupan, dan (2) Proses pembentukan tanah dan komponen penyusunan tanah.

Secara ringkas, materi dari kedua subbab tersebut disajikan dalam pembahasan di bawah ini.

Peran Tanah

Berikut adalah peran tanah dalam keberlangsungan kehidupan:

1. Tempat Hidup Hewan dan Bakteri

Tanah berfungsi sebagai tempat hidup bagi berbagai macam hewan. Selain hewan, pada tanah juga terdapat bakteri, meskipun tidak dapat kamu lihat pada saat pengamatan. Bermilyar-milyar hewan dan bakteri hidup di atas dan dalam tanah.

2. Penunjang Kesehatan dan Penyedia Keperluan Manusia

Selain mengandung nutrisi yang penting bagi tumbuhan,  tanah menyimpan berbagai macam logam, batu bara dan minyak bumi yang dibutuhkan oleh manusia untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Emas, perak, timah, dan benda logam lain juga tersebar luas di dalam tanah.

3. Penyedia dan Penyaring Air

Air tanah banyak dimanfaatkan oleh hewan, tumbuhan, dan manusia. Air bersih yang berasal dari tanah biasanya dimanfaatkan untuk minum, mandi, mencuci, dan memasak oleh masyarakat.

Peran Organisme Tanah

Berikut adalah peran dari organisme tanah:

1. Dekomposer

Organisme tanah melakukan dekomposisi atau penguraian terhadap bahan-bahan organik yang berasal dari sisa makhluk hidup. Misalnya, daun-daun yang telah jatuh ke tanah, ranting-ranting, dan jasad hewan yang telah mati menjadi materi organik yang lebih sederhana. Selain menguraikan materi organik, organisme tanah juga dapat membantu pelapukan bantuan menjadi bahan-bahan anorganik atau yang biasa kita sebut mineral tanah.

2. Pereaksi Kimia dalam tanah

Bakteri yang terdapat di tanah terlibat dalam reaksi penguraian materi organik. Misalnya bakteri nitrosomonas yang terlibat dalam reaksi penguraian materi organik kompleks yang berasal dari sisa makhluk hidup menjadi nitrat, senyawa yang dibutuhkan oleh tumbuhan.

3. Pengurai Polutan dalam Tanah

Organisme tanah dapat berperan sebagai agen biologis yang mampu membersihkan polutan dalam tanah. Organisme tanah menguraikan bahan kimia yang masuk ke tanah, misalnya herbisida dari hasil pertanian. Penguraian herbisida dapat dilakukan dengan lebih cepat jika aktivitas organisme tanah semakin tinggi.

4. Pencegah Penyakit Tanah

Pada kondisi normal ketika tanah memiliki jumlah senyawa organik dan aktivitas organisme yang tinggi, maka organisme tanah dapat melawan organisme penyakit yang masuk ke tanah. Kondisi tanah yang normal dapat tercipta ketika aktivitas pertanian dan perkebunan tidak berlebihan dan tidak banyak menggunakan bahan kimia untuk pupuk dan pestisida.

5. Pemberi Pengaruh pada Tekstur Tanah

Tanah dapat digolongkan menjadi beberapa jenis berdasarkan teksturnya. Jenis tanah dapat ditentukan berdasarkan jumlah partikel penyusun yang paling banyak terdapat pada tanah tersebut. Partikel yang terdapat di dalam tanah adalah pasir, liat, dan debu.

6. Pengatur Kegemburan dan Struktur Tanah

Organisme tanah membantu terbentuknya struktur tanah. Struktur tanah merupakan susunan partikel-partikel tanah yang terikat satu sama lain menjadi suatu gumpalan. Partikel-partikel tanah direkatkan oleh suatu perekat seperti bahan organik yang dihasilkan oleh organisme tanah.

Proses Pembentukan Tanah

Tanah sangat penting bagi kehidupan dan organisme tanah yang ada di dalamnya. Tanah merupakan campuran dari batuan yang telah lapuk, penguraian bahan organik, iklim, adanya sinar matahari, dan curah hujan mempengaruhi suhu bumi sehingga membantu mempercepat pelapukan batuan. Selain itu pelapukan secara biologis, dibantu oleh adanya mikroorganisme tanah dan jenis vegetasi tumbuhan juga mempengaruhi proses pembentukan tanah. Faktor lain yang mempengaruhi pembentukan tanah adalah tipe batuan, topografi atau relief tanah suatu daerah, dan waktu.

Komponen Tanah

Komponen-komponen penyusun tanah di antaranya seperti gambar berikut ini.

komponen tanah
Komponen penyusun tanah

(1) batuan

(2) udara

(3) humus

(4) air

(5) mineral

(6) komponen organik

Contoh Soal Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan Beserta Jawabannya

Contoh soal tanah dan keberlangsungan kehidupan beserta jawabannya ini dapat dijadikan alat untuk mengukur pemahaman kalian setelah mempelajari ringkasan materi di atas. Sehingga saya sarankan untuk mencoba menjawab terlebih dahulu tanpa melihat kunci jawaban. Selamat belajar!

1. Berikut ini yang bukan merupakan peran tanah bagi kehidupan adalah ….

A. penyedia air dan mineral
B. menjaga suhu bumi
C. tempat hidup organisme tanah
D. menyediakan nutrisi bagi tumbuhan

Jawaban: B
Peran tanah bagi kehidupan di antaranya; (1) penyedia air melalui air tanah (aquifer) dan mineral (melalui berbagai deposit tambang; (2) tempat hidup organisme tanah seperti cacing tanah, semut dan rayap; (3) menyediakan nutrisi bagi tumbuhan yang diserap dengan akar.

Sedangkan yang berperan menjaga suhu bumi adalah komponen abiotik dalam lingkungan.

2. Hasil pengamatan dari beberapa jenis tanah adalah sebagai berikut;

Asal Tanah Jenis Tanah
Lokasi A Tanah pasir
Lokasi B Tanah lempung
Lokasi C Tanah liat
Lokasi D Tanah lempung berpasir

Maka lokasi yang terdapat organisme tanahnya adalah…

A. lokasi A dan B
B. lokasi A dan D
C. lokasi C dan D
D. lokasi B dan D

Jawaban: D
Tanah Pasir
Ukuran partikelnya relatif paling besar dari jenis tanah lainnya, tidak baik bagi pertanian, mudah menyerap air, terbentuk dari pelapukan batuan beku, miskin organisme dan zat hara.

Tanah Lempung
Ukuran partikel tanahnya antara tanah pasir dan tanah liat, relatif agak mudah menyerap air, terdapat zat organisme.

Tanah Liat
Ukuran partikel relatif kecil dibandingkan jenis tanah lainnya, terbentuk dari pelapukan batuan silika oleh asam karbonat, sulit menyerap air, tidak terdapat organisme di dalamnya.

Tanah Lepung Berpasir
Merupakan campuran antara tanah lempung yang porsinya lebih banyak dengan pasir, relatif mudah menyerap air, terdapat zat organisme.

3. Di bawah ini yang termasuk dampak negatif dari penggalian tanah bagi keseimbangan lingkungan adalah ….

A. meningkatkan pendapatan penduduk

B. mengurangi jumlah mineral dalam tanah

C. mengganggu kehidupan organisme tanah pada lapisan paling atas

D. mempercepat pelapukan secara fisika dan kimiawi

Jawaban: C
Pada proses penggalian tanah sampai pada kedalaman tertentu menyebabkan material lapisan paling atas akan menipis, dimana pada lapisan tersebut terdapat banyak organisme hidup. Maka akibat penggalian tersebut kehidupan organisme pada lapisan tanah paling atas akan terganggu.

4. Perhatikan gambar berikut!

Contoh Soal Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan
Lapisan tanah untuk keberlangsungan kehidupan manusia

Lapisan yang mengandung paling banyak materi organik adalah….

A. lapisan A
B. lapisan B
C. lapisan C
D. lapisan D

Jawaban: A
Lapisan tanah yang paling banyak mengandung materi organik adalah tanah humus . Pada gambar ditunjukkan oleh lapisan tanah A, atau lapisan tanah teratas.

Hal tersebut dikarenakan adanya proses penguraian atau dekomposisi badan-badan organik, sehingga tanah pada lapisan tersebut kaya zat hara dan materi organik lainnya.

5. Hujan dan air yang mengalir dapat mengikis tanah. Daerah yang paling banyak terkikis adalah ….

A. daerah miring dengan semak-semak
B. daerah datar dengan rerumputan
C. daerah datar yang tandus
D. daerah miring yang tandus

Jawaban: D
Daerah miring menyebabkan aliran air semakin cepat. Sehingga akan mempercepat proses pengikisan lapisan tanah pada bagian atas. Sedangkan pada tanah tandus, tidak terdapat “pengikat” tanah berupa akar pepohonan. Sehingga menyebabkan partikel-partikel tanah mudah terlepas terbawa oleh aliran air pada saat hujan.

Maka daerah miring dan tandus akan cepat terkikis oleh aliran air. Dampak terburuknya adalah terjadi longsor.

6. Tanah dapat berubah melalui proses alam dan juga oleh aktivitas manusia. Pernyataan berikut yang menunjukkan perubahan tanah akibat dari proses alam adalah ….

A. degradasi nutrisi dalam tanah akibat penggunaan pestisida

B. pembentukan gurun akibat penebangan pohon

C. banjir akibat pembangunan bendungan

D. pengikisan nutrisi akibat hujan lebat

Jawaban: D
Proses perubahan tanah salah satunya pengikisan secara alamiah, yaitu karena hujan lebat. Hujan lebat akan memecah lapisan tanah bagian atas atau tanah humus, yang mana kaya materi organis (nutrisi).

7. Pelapukan tanah terjadi secara biologi, kimiawi, dan fisika. Di antara lokasi daerah berikut yang proses pelapukannya paling cepat adalah  ….

A. gurun pasir yang sangat panas
B. hutan tropis yang ditumbuhi bermacam tumbuhan
C. padang rumput yang kering
D. memiliki curah hujan tinggi

Jawaban: B
Pelapukan lebih cepat terjadi di daerah tropis yang banyak ditumbuhi oleh tumbuhan melalui proses pelapukan biologi.

8. Ion-ion dalam tanah yang dibutuhkan tumbuhan adalah ….

A. O2 dan CO2
B. SO42- dan O2
C. Mg2- dan NO3-
D. Mg2+ dan CO2

Jawaban: C
Pada opsi jawaban di atas O2 dan CO2 bukanlah meupakan ion. Selain itu keberadaannya paling banyak terdapat di atmosfer, bukan di dalam tanah. Pada opsi jawaban yang merupakan ion adalah Mg2+ dan NO3.

9. Tanah dengan ciri-ciri; memiliki ukuran partikel sangat kecil, sulit ditembus air, dan tidak terdapat campuran pasir, serta batuan, disebut tanah….

A. tanah liat
B. tanah liat berpasir
C. tanah lempung
D. tanah lepung berpasir

Jawaban: A
Ciri-ciri pada soal menunjukkan ciri-ciri tanah liat. Ciri selengkapnya adalah; ukuran partikelnya relatif lebih kecil dibandingkan jenis tanah lainnya, terbentuk dari pelapukan batuan silika oleh asam karbonat, sulit menyerap air, tidak terdapat organisme di dalamnya.

10. Akibat utama erosi tanah yang tepat adalah ….

A. meningkatnya laju perpindahan mineral dari satu tempat

B. semakin banyaknya tumbuhan pada lapisan atas yang mati

C. hilangnya lapisan tanah teratas sehingga mengganggu kehidupan organisme tanah

D. berkurangnya kemampuan tanah menyerap air

Jawaban: D
Erosi adalah peristiwa pengikisan batuan, tanah, ataupun endapan karena pergerakan angin, air, atau es. Efek buruk dari erosi di antaranya; (1) Menipisnya tanah lapisan atas yang kaya akan zat hara; (2) Menurunnya kemampuan lahan dalam menyerap air.

11. Wilayah tanah yang langsung dipengaruhi oleh akar adalah ….

A. hidrosfer
B. litosfer
C. rizosfer
D. atmosfer

Jawaban: C
Rhizosphere adalah wilayah sempit dari tanah yang secara langsung dipengaruhi oleh sekresi akar dan mikroorganisme tanah terkait yang dikenal sebagai microbiome akar.

12. Syarat tanah yang baik untuk tempat hidup tumbuhan adalah ….

A. banyak mengandung zat kapur
B. tidak terlalu gembur
C. tidak banyak mineral
D. mampu menahan air

Jawaban: D
Syarat tanah yang baik untuk tempat hidup tumbuhan adalah mampu menahan air.

13. Di dalam mempertahankan kesuburan tanah perlu dilakukan ….

A. mempertahankan satu jenis tanaman yang ditanam terus menerus

B. penanaman tanaman yang berbeda jenisnya secara rotasi

C. membuang lapisan tanah bagian atas yang kaya senyawa organik

D. menghindari pemupukan senyawa organik

Jawaban: B
Beberapa cara untuk dapat menjaga kesuburan tanah;  (1) pemupukan; (2) penghijauan; (3) pengolahan tanah; (4) pengairan dan pengendalian gulma; (5) mengurangi pencemaran tanah; (6) rotasi tanaman dan tumpang sari.

14. Sistem penanaman tanaman secara bergiliran bertujuan untuk ….

A. mencegah terjadinya banjir
B. mempertahankan kesuburan tanah
C. mencegah penguapan air yang berlebih
D. meningkatkan produksi hasil pertanian

Jawaban: B
Rotasi tanaman adalah praktik penanaman berbagai jenis tanaman secara bergiliran di satu lahan. Salah satu manfaatnya bagi tanah adalah pengembalian nutrisi nitrogen sehingga tanah dapat mempertahankan kesuburannya.

15. Unsur dalam tanah yang diuraikan oleh fungi menjadi amonium adalah ….

A. nitrogen kompleks
B. natrium kompleks
C. kalium kompleks
D. sulfur kompleks

Jawaban: A
Nitrogen kompleks adalah Unsur dalam tanah yang diuraikan oleh fungi menjadi amonium.

16. Mikroorganisme tanah yang mampu mengurai pestisida dan herbisida adalah ….

A. fungi
B. bakteri
C. virus
D. aktinomisetes

Jawaban: A
Trichoderma viride adalah fungi yang berperan sebagai pengurai.

17. Proses di dalam tubuh yang sangat membantu pelapukan batuan secara kimia adalah ….

A. respirasi
B. fotosintesis
C. reproduksi
D. ekspirasi

Jawaban: A
Respirasi adalah Proses di dalam tubuh yang sangat membantu pelapukan batuan secara kimia.

18. Contoh proses mekanis dalam pembentukan tanah adalah ….

A. pelapukan bahan organik oleh mikroorganisme

B. pelapukan batuan oleh air, angin, dan panas

C. pelapukan batuan oleh mikroorganisme

D. pelapukan bahan organik oleh air angin, dan panas

Jawaban: B
Contoh proses mekanis dalam pelapukan tanah adalah pelapukan batuan oleh air, angin, dan organisme.

19. Polutan yang menyebabkan tanah menjadi miskin adalah ….

A. detergen
B. kaca
C. kertas
D. limbah dapur

Jawaban: A
Detergen dapat membentuk banyak busa dalam air dan banyak jenis detergen sulit sekali diuraikan oleh enzim-enzim bakteri pengurai sehingga akan tetap utuh dan berbusa. Limbah detergen yang tidak dapat diurai dalam waktu yang singkat ini menyebabkan penurunan tingkat kesuburan tanah.

20. Contoh bakteri pengikat nitrogen di dalam tanah adalah ….

A. Rhizobium radidicola
B. Escherichia coli
C. Salmonella typhosa
D. Gingivalis sp

Jawaban: A
Rhizobium radicicola merupakan jenis bakteri gram-negatif yang memikat unsur nitrogen dalam tanah.
Bakteri ini berperan untuk menyuburkan tanah, terutama dalam bidang pertanian yang sifatnya dapat menguntungkan tersebut.

Demikian pembahasan kita mengenai contoh soal tanah dan keberlangsungan kehidupan. Semoga apa yang kami sampaikan berdampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar kalian. Saya sarankan, kalian tetap memperdalam materi IPA kelas 9; tanah dan keberlangsungan kehidupan yang rencananya kami sajikan kembali dalam laman kontenpositif.id. Sekian, dan selamat belajar!

Leave a Comment