Pengertian PBN: Karakteristik, Kelebihan, serta Kekurangannya

Para pemilik website pasti sudah awam dengan istilah SEO atau Search Engine Optimization. SEO menjadi kunci agar website yang dikelola bisa menduduki peringkat yang tinggi di halaman pencarian Google. Untuk meningkatkan performa SEO, salah satu caranya adalah memanfaatkan PBN. Namun, masih banyak yang belum mengetahui pengertian PBN. Bahkan, tidak mengerti bagaimana cara memanfaatkan PBN ini agar dapat memaksimalkan SEO.

Sebelum menggunakan PBN untuk kepentingan website, ada baiknya untuk memahami pengertian dari PBN itu sendiri, berikut ada pembahasan tentang PBN dengan karakteristik dari teknik satu ini.

Pengertian PBN
Membangun keterkaitan antar situs dapat menaikkan kredibilitas suatu situs

Sebagai tambahan, para pengguna harus memahami kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya. Karena selain manfaatnya yang dianggap baik, penggunaan PBN ini juga memiliki resikonya tersendiri.

Pengertian Dari PBN

PBN sendiri merupakan singkatan dari Private Blog Network. Jika ditanya pengertian PBN pada dasarnya PBN ini adalah sebuah jaringan blog. Tujuan utama dari jaringan ini agak berbeda dengan jaringan biasanya. Karena tugas utamanya adalah mendorong backlink yang disambungkan untuk menuju situs utama.

Backlink sendiri adalah link yang sengaja dicantumkan pada beberapa website lainnya. Jadi dengan disambungkannya backlink ini. Website yang menjadi tujuan bisa menjadi lebih dioptimasi lagi. Cara ini juga tergolong sangat cepat untuk menaikan trafik apalagi jika dikombinasikan dengan metode SEO yang benar.

Pengertian PBN

Dari pengertian PBN ini bisa dikatakan bahwa Private Blog Network adalah teknik yang cukup sulit. Karena itu, bagi para pemula lebih baik tidak menggunakan teknik ini dulu, apalagi menggunakan backlink pada kontennya.

Private Blog Network bisa dibilang adalah teknik lawas dan banyak orang yang sudah memanfaatkanya. Teknik ini bisa memiliki efek positif maupun negatif pada website yang dikelola. Hal ini, karena teknik PBN masih termasuk dalam Grey Hat Method. Ini artinya, teknik ini tidak sepenuhnya diizinkan dan legal untuk dilakukan.

Jika dilakukan secara sembarangan tanpa seorang profesional yang mengawasi. Website malah bisa dideteksi sebagai tindak manipulasi terhadap link building. Ini membuat website dengan segera dieliminasi oleh Google.

Setelah membahas mengenai pengertian dari PBN, berikutnya akan dibahas karakteristik dari PBN itu sendiri. Terutama dari teknik backlink yang diterapkan pada PBN ini. Berikut ini adalah ulasannya:

Mendorong Website Utama dengan Domain Expired

Website yang menjadi sambungan dari teknik backlink PBN adalah sebuah website lawas yang sudah memiliki indeks dalam search engine. Karena itu, website masih memiliki domain yang cukup kuat untuk mendorong website yang disambungkan. Untuk mendapatkan expired domain ini ada berbagai cara. Pertama bisa melalui jasa buyback domain, ada pula yang mendapatkannya melalui pelanggan.

Jika memang tidak bisa membeli expired domain tersebut, ada beberapa peralatan yang bisa digunakan. Seperti domcop, freshdrop, dan peralatan yang serupa. Domain yang digunakan juga harus dipastikan memiliki histori yang terbilang aman dan tidak ada riwayat pemblokiran.

Memiliki Jaringan Banyak Tapi Tidak Terhubung

Seperti yang dijelaskan pada pengertian PBN bahwa PBN sendiri adalah sebuah jaringan. Untuk membuat jaringan ini diperlukan sangat banyak website. Karena itu, kadang diperlukan lebih dari satu PBN untuk menampung jaringan ini. Tentu saja, jumlah PBN ini akan mendukung peningkatan dari website utama yang disambungkan.

Namun, walaupun jumlah PBN ini adalah banyak. Satu PBN dengan PBN yang lain tidak terhubung jaringannya. Hal ini perlu diperhatikan, hal ini agar keberadaan backlink dapat disamarkan. Hubungan antara PBN ini bisa menjadi hal yang membuat sistem Google menjadi awas dan mengeliminasi website utama karena adanya backlink.

Harus Menggunakan Domain dan Hosting dengan Register yang Berbeda

Teknik PBN ini bisa saja membuat sistem pengamanan Google curiga. Tahap pertama yang akan dilakukan sistem adalah melakukan pelacakan pada domain dan hosting. Pelacakan awal biasanya dilakukan secara manual, jika ini yang dilakukan maka masih ada cara untuk menghindarinya.

Caranya adalah memanfaatkan register yang berbeda baik untuk domain maupun hosting. Hal ini bisa mengecoh sistem bahwa sebenarnya website dikelola oleh pemilik yang berbeda-beda. Lebih baik, jika setiap server dibuat seperti dikelola oleh seseorang atau merupakan website pribadi.

Kelebihan dari Penggunaan PBN

Pada pembahasan mengenai pengertian PBN sudah disebutkan bahwa PBN memiliki manfaat yang sangat besar. Terutama dalam mendorong SEO dan hasil pencairan laman di Google. Berikut ini ada beberapa manfaat dan kelebihan lain dari penggunaan jaringan PBN ini.

Mendorong Trafik Website dan Pengunjung Organik

Karena mendorong SEO dan hasil pencarian pada laman di Google. Secara otomatis, teknik ini dapat mendorong trafik website yang menjadi website utama. Apalagi, trafik yang dihasilkan ini adalah trafik organik. Artinya pengunjung yang membuka website benar-benar pengunjung asli.

Cara ini sudah terbukti efektif dalam peningkatan trafik secara organik. Apalagi, waktu yang dibutuhkan dalam peningkatannya relatif lebih cepat daripada teknik yang lain.

Website Dapat Dimonetisasi

Tentu saja, website dengan trafik organik yang tinggi akan lebih mudah dimonetisasi. Apalagi, dengan potensinya masuk ke halaman pertama pencarian Google. Banyak penghasilan money site yang bisa dihasilkan dari website yang memiliki trafik tinggi.

Jika misalnya ada link pada jaringan yang dianggap spam dan bermasalah. Pemilik website dengan mudah menonaktifkan link tersebut. Jadi, tidak akan berpengaruh pada website yang menjadi website utama. Pemutusan dan penonaktifan ini lebih baik dengan cepat dilakukan sebelum ada pengaruh lebih buruk pada website.

Kekurangan Dari PBN

Setelah membahas pengertian PBN dan kelebihannya, lebih baik jangan terpesona dulu pada manfaat yang diberikan. Karena, PBN masih memiliki kekurangan dan resiko yang mungkin saja terjadi. Apalagi jika jaringan ini tidak dikelola dengan rapi dan baik.

Membutuhkan Waktu yang Lama

Daripada cara dan teknik yang lain, Private Blog Network membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dibuat. Tentu saja, membuat jaringan website yang besar tidaklah mudah. Apalagi, jika jumlah website yang digunakan sangat banyak. Belum lagi rencana dan konten yang harus di update pada setiap website.

Biaya yang Dikeluarkan Sangat Besar

Pada pengertian PBN dapat dipahami bahwa teknik ini membutuhkan banyak link dan website sebagai penghubungnya. Tentu saja, membuat link dalam jumlah masif akan memakan biaya yang terbilang tidak sedikit. Apalagi, menggunakan jasa khusus untuk teknik, biaya yang dikeluarkan akan semakin besar.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, teknik ini termasuk pada ranah Grey Hat Method. Belum sepenuhnya dianggap legal pada sistem yang dijalankan Google. Sebenarnya Google sudah memberikan tanda tidak langsung, bahwa backlink buruk untuk reputasi website. Namun, pada kenyataan dan penggunaannya masih efektif dan mempengaruhi trafik dari website utama.

Itulah pengertian PBN atau Private Blog Network, berikut penjelasan mengenai karakteristiknya. Sudah dijelaskan juga mengenai kelebihan dan kekurangan penggunaan teknik ini. Penjelasan di atas bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum benar-benar menggunakan teknik PBN ini.

1 thought on “Pengertian PBN: Karakteristik, Kelebihan, serta Kekurangannya”

Leave a Comment